ANGGARAN DASAR

 

BAB I

NAMA WAKTU DAN KEDUDUKAN

 

Pasal 1

 

Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Badung Disingkat Balawista Badung.

 

Pasal 2

 

Badan ini dibentuk di Badung pada tanggal 28 Oktober 1972 dan didirikan untuk kurun waktu yang tidak ditentukan dan kedudukannya di Kabupaten Badung.

 

Pasal 3

 

Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista Badung) sebagai Organisasi Sosial Kemanuasiaan Diwakili ke dalam dan keluar oleh pengurus daerah.

 

BAB II

ASAS DAN TUJUAN

 

Pasal 4

 

Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Badung berasaskan Pancasila dan UUD 45.

 

Pasal 5

 

Balawista Badung bertujuan meringankan penderitaan sesame manusia apapun sebabnya dengan tidak membedakan golongan bangsa warna kulit, bahasa, agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

 

BAB III

SIFAT DAN FUNGSI

 

Pasal 6

 

Balawista Badung sebagai anggota international life saving federation, melaksanakan prinsip-prinsip I.L.S. yaitu:

  1. Kemanusiaan
  2. Kesamaan
  3. Kenetralan
  4. Kemandirian
  5. Kesukarelaan
  6. Kesatuan
  7. Kesemestaan

 

Pasal 7

 

Balawista sebagai suatu organisasi kemasyarakatan di bidang kemanusiaan dan dalam melaksanakan tugasnya membantu pemerintah secara sukarela di bidang kemanusiaan sebagai pengamalan Pancasila

 

Organisasi Balawista ini adalah satu-satunya organisasi social kemanusiaan yang melaksanakan tugasnya di daerah perairan yang mempunyai resiko tinggi berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Nomor : KM 89 / UM.101 / MPPT-88.

 

 

BAB IV

LAMBANG DAN LAGU

 

Pasal 8

 

Balawista Badung menggunakan lambang gelombang dalam lingkaran dan lambaian tangan sebagai tanda minta tolong sesuai dengan ketentuan I.L.S. dengan wqarna biru laut.

 

Pasal 9

 

  Lagu Badan Penyelamat Wisata Tirta adalah “STAND INSIDE THE CIRCLE”

 

BAB V

PELINDUNG

 

Pasal 10

 

Bupati Badung adalah pelindung Badan Penyelamat Wisata Tirta ( Balawista Badung ).

 

BAB VI

KETUA KEHORMATAN

 

Pasal 11

 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Badung adalah sebagai Ketua Kehormatan Balawista Badung

 

BAB VII

KEANGGOTAAN

 

Pasal 12

 

Anggota Balawista Badung adalah setiap warga Negara Indonesia yang bersedia menjadi anggota, dan telah terlatih dalam diklat Balawista yang terdiri dari :

a.       Anggota Remaja ( Yunior )

b.      Anggota Biasa

c.       Anggota Aktif ( Active Members )

d.      Anggota Kehormatan

 

BAB VIII

SUSUNAN ORGANISASI

 

Pasal 13

 

Susunan Organisasi Balawista Badung adalah :

  1. Balawista Cabang
  2. Club – club

 

BAB IX

MUSYAWARAH DAN RAPAT

 

Pasal 14

 

Musyawarah terdiri dari :

  1. Musyawarah Cabang ( Muscab )
  2. Musyawarah Cabang Luar Biasa
  3. Rapat club – club

 

Pasal 15

 

Rapat adalah pertemuan resmi yang diselenggarakan oleh pengurus daerah, pengurus cabang ( Koordinator ) dan pengurus club-club.

 

BAB X

KEPENGURUSAN

 

Pasal 16

 

Kepengurusan Balawista Badung terdiri dari :

  1. Pengurus Cabang ( Koordinator )
  2. Pengurus Club-club

 

Pasal 17

 

Bupati Badung adalah pelindung Badan Penyelamat Wisata Tirta Kabupaten Badung ( Balawista Badung )

 

Pasal 18

 

( 1 )   Pengurus Cabang dipilih oleh musyawarah cabang, sedikit-sedikitnya sebelas orang dan

          Sebanyak-banyaknya Sembilan belas orang terdiri dari :

a.       Seorang Ketua

b.      Seorang atau lebih wakil ketua

c.       Seorang sekretaris

d.      Seorang Wakil Sekretaris

e.       Seorang Bendahara

f.       Seorang Wakil Bendahara

g.      Beberapa orang anggota / seksi – seksi

 

( 2 )   Tugas sehari-hari dilaksanakan oleh Ketua Pengurus Cabang dengan Sekretaris dan

          Bendahara

 

( 3 )   Apabila Ketua tidak dapat melaksanakan tugasnya maka Wakil Ketua akan melaksanakan

          tugas tersebut

 

( 4 )   Pengurus Cabang berkedudukan di Kabupaten / Kota

 

BAB XI

PEMBINAAN

 

Pasal 19

 

Dalam rangka menjaga kewibawaan / prestasi dan tertib serta disiplin organisasi pengurus Balawista secara berjenjang kebawah berkewajiban melakukan pembinaan management organisasi, disiplin organisasi dan pengawasan.

 

BAB XII

PENGHARGAAN

 

Pasal 20

 

Balawista Badung berhak memberikan penghargaan kepada seseorang / lembaga yang telah berjasa membantu tumbuh berkembangnya Balawista Badung.

 

 

 

BAB XIII

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

 

Pasal 21

 

( 1 )   Anggaran Dasar dapat dirubah oleh musyawarah cabangdalam siding yang dihadiri oleh

          Sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah utusan yang berhak

 

( 2 )   Keputusan perubahan anggaran dasar adalah sah apabila disetujui secara mufakat bulat

          Atau oleh sekurang-kurangnya tiga perempat dari jumlah suara yang sah sesuai dengan

          Korum termaksud di ayat ( 1 ) diatas

 

( 3 )   Perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dilaporkan kepada pemerintah

 

BAB XIV

PENUTUP

 

Pasal 22

 

( 1 )   Hal-hal yang belum cukup diatur di dalam anggaran dasar, diatur didalam anggaran rumah

          Tangga

 

( 2 )   Anggaran rumah tangga tidak boleh bertentangan dengan anggaran dasar

 

( 3 )   Anggaran dasar ini mulai berlaku sejak disahkan dan ditetapkan.